Produk Asli Lamongan Akan di Patenkan

Soto Lamongan

Siapa sih yang gak kenal makanan diatas ini,… yup “Soto Lamongan“, ini merupakan salah satu produk asli kota Lamongan (makanan Khas Lamongan). Yang mempunyai citra rasa khas tersendiri, bisa dibandingkan dengan makanan yang ada di daerah lain.Maraknya kasus pengklaiman produk-produk yang ada saat ini, layaknya salah satu kebudayaan daerah kita (reog ponorogo red) telah di klaim sebagai hak milik malaysia, dan masih banyak juga contoh yang lain. Untuk menghindari kasus tersebut Pemerintah kota Lamongan (Pemkab Lamongan) akan segera mematenkan Soto Lamongan sebagai produk asli milik daerah lamongan.

Bupati Lamongan Masfuk mengatakan selain soto Lamongan empat produk asli Lamongan yang lain juga akan dipatenkan. Yakni, kerajinan tas tempurung kelapa, kerajinan tas enceng gondok, kerajinan tikar lipat, dan kerajina tenun ikat ATBM. Masfuk menambahkan selama ini produk asli Lamongan yang sudah memperoleh hak paten dan merek adalah becak Lamongan (Bella), pupuk Maharani, tenun ikat ATBM produksi Malla/Madari, dan akbar Putra/Lutfi Aziz.

Usaha yang dilakukan oleh Pemkab Lamongan ini sebagai langkah antisipasi untuk menyelamatkan produk asli Lamongan agar tidak menjadi milik orang lain. Menurut Kepala Dinas Perindagkop Lamongan Mursyid, untuk memproses hak paten itu Pemkab menganggarkan Rp 75 juta yang diambilkan dari RAPBD 2008.

Pengurusan hak paten akan dilakukan di Kementerian Hukum dan Ham di Jakarta yang membutuhkan waktu sampai 1 tahun. “Karena proses pengurusan hakk paten yang sangat lama dan mahal itulah membuat banyak produk asli Indonesia belum dipatenkan, sehingga diklaim pihak lain,’ katanya.

Karena itu Mursyid mengusulkan agar pengurusan hak paten dapat didesentralisasi di Pengadilan tinggi di tingkat Provinsi, bahkan bila perlu cukup di tingkat pengadilan negerikabupaten/kota. Tujuannya, produk-produk asli Indonesia bisa memperoleh hak paten sehingga terjamin keamanannya.

source
gambar : photobucket, Berita : Lamongan.go.id

7 Responses to “Produk Asli Lamongan Akan di Patenkan”

  1. arifaji Says:

    kalo “SOTO” dipatenkan. nanti pemegang hak patennya siapa yah…pemerintah ato warga lamongan….berarti kalo yang berjualan org lamongan gak pakai bayar royalti yah……..

    ada lagi tuh….”tahu thek” yang jualan kebanyakan orang lamongan…juga nasi bebek/ikan laut….saya pernah makan di banjarmasin juga di kupang ternyata yang punya orang lamongan…dan sudah jadi bossnya lho..lha wong pegawainya org bojonegoro he..he….

    kita harus dukung program ini, yang penting menguntungkan bagi warega lmongan pada umumnya…..

    wassalam

  2. luvmieq Says:

    wew sotonya menggoda*ngiler*, ada di LA sbelah manah tuh blum liat yang performanya sipp gt *ni org LA udik*….

  3. smunsala Says:

    @arifaji

    kita harus dukung program ini, yang penting menguntungkan bagi warga Lamongan pada umumnya

    Sip… Setuju!!😉

    @luvmieq
    wehe.. banyak kok!.. maen2 aja ke LI, hehehehe…

  4. margo Says:

    kalo soto LA ;dipatenkan sekalian sego boranan, pecel lele, tahu tek jg mas

  5. CAK DONO Says:

    wah perlu itu mumpung blm diambil karo wong lio
    setuju rek.
    dan kebetulan aku lagi merantau di tangerang
    jualan tahu campur and tahu tek

  6. rouf Says:

    sebagai orang lamongan yosetuju 1000% rek nek panganan khas lamongan dipatenken, yo tho!!

  7. unchietzkchoet Says:

    wah kalau tiap daerah mau paten kan makanan khasnya kasihan dong orang yang mau jualan.
    harus beli royalti dulu.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: