PTN Se-Indonesia Jadi BLU

jawapos, 02 Februari 2008

Pengurangan Anggaran 15 Persen Masih Dibahas
SURABAYA – Lampu hijau dari menteri keuangan (Menkeu) bagi perguruan tinggi negeri (PTN) untuk menjadi badan layanan umum (BLU) direspons positif Dirjen Dikti Depdiknas. Ketua Paguyuban Rektor Jawa Timur (PRJ) Fasichul Lisan menyampaikan hal itu kemarin. Rektor Universitas Airlangga (Unair) tersebut telah bertemu dengan Dirjen Dikti Fasli Jalal pada Jumat (1/2) di Jakarta.

Fasich, sapaan akrabnya, mengatakan bahwa Dirjen setuju dengan usul Menkeu agar PTN menjadi BLU supaya dapat mengelola keuangannya secara lebih fleksibel. “Saran itu ditanggapi positif agar PTN dapat lebih leluasa mengatur keuangannya” kata Fasich. Dengan menjadi BLU, PTN tidak perlu menyetorkan dulu penerimaan (termasuk SPMB) kepada negara. PTN dapat langsung mengelola dan tetap menyetorkan laporan ke Menkeu.

Wacana BLU mulai muncul karena kekakuan pengelolaan dana PTN, salah satunya dana seleksi penerimaan mahasiswa baru (SPMB) yang masuk penerimaan negara bukan pajak (PNBP). Dengan berstatus BLU, PTN akan lebih leluasa mengelola dana SPMB bersama Perhimpunan SPMB Nusantara.

“Bukan hanya PTN Jatim yang disarankan menjadi BLU. Tapi, seluruh PTN di Indonesia,” tegas Fasich. Sistem pengelolaan uang dengan ber-BLU akan dilakukan PTN sambil menunggu kelengkapan peraturan badan hukum pendidikan (BHP) rampung. Jamak diketahui, PTN kini tengah menunggu kepastian pelaksanaan BHP. Dengan status itu, PTN dapat berdiri mandiri.

Minggu (10/2) mendatang, kata Fasich, soal pengelolaan dan pembagian dana SPMB akan dibicarakan antara PRJ dan Perhimpunan SMPB Nusantara. Kedua pihak sepakat membuat perjanjian kerja sama.

Perjanjian tersebut bakal dibahas antara masing-masing PTN dan Perhimpunan SMPB. Sehingga dimungkinkan terdapat satu perbedaan ketentuan antara satu PTN dan yang lain. Meski demikian, Ketua Regional III (Indonesia Timur) Perhimpunan SPMB Soegiono mengatakan bahwa draf PKS*** sudah fix alias pasti dan tinggal menunggu persetujuan para rektor.

“Insya Allah pelaksanaan SPMB tidak ada yang berubah dengan tahun-tahun sebelumnya,” katanya mengacu pada poin-poin draf PKS. Menurut dia, dalam PKS para rektor akan menyatakan menyerahkan proses SPMB kepada Perhimpunan SPMB Nusantara. “Tapi yang menentukan lulus dan tidak lulus tetap rektor,” sambung mantan rektor Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) itu.

Bagaimana dengan pembagian dana? Soegiono mengatakan dalam draf, tak ada perubahan berarti dari tahun-tahun sebelumnya. Pengelola dana SPMB masih dipegang Perhimpunan SMPB. PTN tetap akan mendapatkan bagian dari pemasukan mahasiswa baru. “SPMB itu hanya pemasukan kecil saja di sebuah PTN,” kata Soegiono.

Dengan demikian, berarti pelaksanaan SPMB dan prosesnya tak bakal berubah. Mahasiswa dari daerah mana pun di Nusantara tetap dapat ikut dan memilih salah satu PTN pilihannya.

Selain soal BLU, Fasich juga sempat menyinggung soal imbauan Menkeu agar departemen, termasuk pendidikan, menghemat hingga 15 persen, yang artinya memangkas anggaran tahunan PTN sebesar 15 persen. “Soal itu masih akan dirapatkan,” kata pria kelahiran Lawang, Malang, itu.

Menurut dia, akan sulit PTN meminta pengecualian apabila kebijakan tersebut sudah diturunkan. Sebelumnya, sempat ada wacana para rektor Jatim menghadap presiden untuk meminta kelonggaran. “Tapi kalau nantinya sudah diputuskan demikian, kita tidak bisa berbuat apa-apa lagi,” katanya

Posted in Berita. 2 Comments »

2 Responses to “PTN Se-Indonesia Jadi BLU”

  1. zuhri03 Says:

    blu hanyalah kedok bagi pemerintah untuk lepas tanggung jawab terhadap masalh pendidikan di negeri ini. jangan mau dibodohi sama pemerintah. meningkatkan pendidikan rakyat adala tugas pemerintah sepenuhnya, tidak bisa tidak. karena fungsi pemerintah tidak lain dan tidak bukan adalh untuk melayani rakyat. dan konsekuwensi dari BLU adalah pemerintah hanya setengah hati untuk mengurusi pendidikan di negeri ini, akibat buruk yang terjadi adalah kita akan mejadi bangsa yang bodoh dan akan mudah dibodohi. ingat saudaraku gunung emas yang ada difreepot sekarang jadi lembah, minyak di blok cepu telah disedot, hutan kita di jarah, banyak BUMN yang telah diprivatisai, ini semua adalah ulah penjajah amerika dan sekutunya, jangan mau dibodohi lagi. ini sdh bisa menjadi bukti kalau bangsa ini mudah di bodohi, jangan mau. ingat ISLAM punya SOLUSI untuk masalah ini. merdeka!!!

  2. hakan syukur Says:

    kebanggaan tersendiri bagi seluruh ptn karena adanya sistem BLU ini. akan tetapi perlu kita kajibersama bahwa apa sih mamfaat akan adanya BLU ini. perguruan tinggi yang kemudian akan mengola semua keuangan akan mudah untuk melakukan korupsi karena toh juga uang itu adalah miliknya mereka dan sistem laporan pun mudah dimanipulasi oleh ptn. sehingga saya rasa bahwa sistem BLU ini membuka peluang lebar bagi calon-calon koruptor ditataran pendidikan.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: